Senin, 20 Juni 2011

KREATIF!!!

Di segmen kreativitas ini, saya akan membahas sosok kreatif yang mungkin bisa kita jadikan sebagai contoh. Bukan hanya hasil keativitasnya saja yang bisa kita lihat dan nikmati, tetapi kita juga bisa mencontoh usaha dan semangatnya dalam menciptakan karya-karya yang kreatif. Oke, sebelum saya menceritakan tentang karya-karya kreatifnya, saya akan terlebih dahulu memperkenalkan sosok kreatif itu. Sosok kreatif itu adalah Mas Katiman. Dia adalah tetangga di kampung saya yang sekarang sedang mengadu nasib di kota Jakarta. Usianya lebih di atas usia saya, tapi saya cukup mengenal dia. Dia adalah sosok yang menurut pandangan saya adalah orang yang kreatif.

Pada umumnya, orang-orang dari daerah saya kebanyakan bekerja pada pabrik. Akan tetapi Mas Katiman lebih berani mengambil jalur lain untuk mengembangkan kreativitasnya. Dia bekerja sebagai pengecat dinding bangunan. Dia memberikan motif pada dinding tersebut dengan berbagai corak dan warna agar dinding bangunan itu tidak kelihatan polos. Pekerjaan ini saya nilai kreatif karena tidak semua orang yang bisa mengerjakan pekerjaan semacam ini.

Sebenarnya bukan hanya dinding saja yang bisa dimotif seperti itu. Bisa tiang, langit-langit rumah, atau pun perabot-perabot kayu, misalnya pintu dan almari. Akan tetapi, Mas Katiman lebih banyak mengerjakan yang di dinding, karena memang kebanyakan permintaan dari pelanggan itu pada dinding.

Intinya seperti ini: Dinding bangunan yang sudah dicat polos, misalnya warna putih atau kuning; kemudian dinding itu dicat lagi dengan keahlian dan kreativitas Mas Katiman yaitu dengan diberikan motif-motif yang beraneka ragam dengan variasi warna yang berbeda-beda pula. Dengan diberikan motif-motif itu, dinding akan tampak lebih bagus , indah dan lebih enak buat dipandang. Dan dengan diberikannya motif-motif itu, sebuah bangunan menjadi tampak “wah” jika dilihat oleh orang yang belum pernah mengetahui sebelumnya; seperti saya ini. Dan memang banyak orang yang menilai itu bagus. Selain itu, bangunan akan lebih mempunyai nilai seni yang tinggi.

Sampai saat ini, telah banyak bangunan-bangunan yang tersentuh oleh tangan kreatif Mas Katiman. Karena sudah lebih dari 5 tahun dia menekuni bidang itu. Jadi, sudah banyak pengalaman-pengalaman yang dia dapatkan. Selain kreatif, dia juga penuh semangat dalam bekerja. Dia benar-benar mengerjakannya dengan maksimal pada setiap pekerjaan yang dia kerjakan. Apabila pekerjaan dilakukan dengan penuh semangat dan dikerjakan dengan maksimal, maka hasilnya pun akan maksimal.
Mas Katiman sudah mempunyai relasi yang cukup luas. Sudah banyak orang-orang yang berlangganan dengan kreativitasnya itu. Mas Katiman pun mempunyai anak buah yang juga diajari untuk mengembangkan kreativitasnya tersebut. Bahkan sudah ada salah satu anak buahnya yang saat ini telah dilepas oleh Mas Katiman untuk mengembangkan kreativitasnya sendiri karena sudah dianggap bisa dan mampu untuk berkarya sendiri. Mas Katiman pun tidak takut tersaingi oleh anak buahnya itu karena dia yakin bahwa rejeki itu sudah ada yang mengatur. Tidak jarang mereka melakukan diskusi apabila salah satu dari mereka mendapat tawaran dari pelanggannya.

Saat ini, Mas Katiman mempunyai beberapa album yang berisi foto-foto motif kreasinya sebagai contoh untuk bahan pilihan bagi pelanggannya, baik pelanggan yang sudah lama maupun yang akan berlangganan. Apabila ada pelanggan yang ingin memanfaatkan jasa Mas Katiman, terlebih dahulu pelanggan tersebut dikasih album-albumnya itu untuk melihat-lihat terlebih dahulu, kira-kira motif mana yang akan dipilih. Tidak jarang, pelanggannya itu meminta Mas Katiman untuk menentukan motif mana yang kira-kira cocok. Seperti itu. Dan setelah terjadi kesepakatan, barulah Mas Katiman mengerjakannya.

Itulah sosok kreatif yang saya ceritakan di segmen ini. Mungkin bisa dijadikan contoh atau mungkin bisa diambil hikmahnya dari cerita di atas. Dan di akhir tulisan ini, saya akan menampilkan beberapa foto yang merupakan hasil kreativitas Mas Katiman.

Minggu, 10 April 2011

PERKENALAN

Bismillah….

Hmmm… mau nulis apa ya? Saya bingung. Ya, inilah saya. Saya kurang suka tulis-menulis. Dan saya juga lebih cenderung pendiam. Jadi, saya tidak akan menulis panjang lebar di sini. Sedikit saja, yang penting blog ini ada isinya.
Yang pertama, saya akan memperkenalkan diri saya terlebih dahulu. Nama saya cukup singkat. Cuma 10 huruf. S. U. P. R. I. Y. A. N. T. O. Dibaca: supriyanto. Saya sering dipanggil: ANTO. Dan saya memang suka dipanggil dengan nama itu. Sudah pasti kalau saya ini orang Jawa. Tepatnya Jawa Tengah. Ya sudahlah! Itu saja perkenalannya. Nggak perlu panjang-panjang karena saya tidak hobi menulis.

Selanjutnya, saya akan berbicara (lebih tepatnya menulis) tentang cita-cita saya. Sebenarnya, saya tidak mempunyai cita-cita yang spesifik, misalnya ingin jadi guru, dokter, atau yang lain. Akan tetapi cita-cita saya ini lebih bersifat umum. Saya ingin menjadi orang sukses. Apapun yang saya kerjakan nanti, saya ingin menjadi orang yang sukses dari pekerjaan saya itu. Itu saja. Rasanya tidak perlu saya tulis lebih panjang lagi karena saya tidak hobi menulis.

Saya punya sebuah keinginan yang belum tercapai sampai sekarang. Saya ingin membahagiakan orang tua saya. Karena sampai saat ini, saya masih bergantung sama orang tua. Dan saya belum pernah membalas jasa mereka terhadap saya. Apaun yang saya lakukan nanti terhadap orang tua saya, tidak akan sebanding dengan apa yang telah mereka lakukan terhadap saya. Karena sangat besar dan sampai tak terhitung berapa besarnya pengorbanan orang tua terhadap saya. Ya begitulah yang namanya orang tua. Pasti semua orang tahu begitu besarnya pengorbanan orang tua terhadap anaknya. Jadi saya tidak perlu nulis panjang-panjang di sini karena saya tidak hobi menulis.

Saya berharap agar suatu saat nanti, saya bisa mewujudkan cita-cita dan keinginan saya tersebut.

Sekali lagi, saya tidak akan menulis panjang lebar di sini karena saya tidak hobi menulis. Oleh karena itu, saya sudahi saja tulisan ini. Lagipula ini adalah tuisan pertama yang saya pasang di blog ini. Jadi, nggak perlu banyak-banyak. Intinya perkenalan saja. Dan inti dari perkenalan ini adalah: “Saya tidak hobi menulis”.

Terima kasih…